Cara Mencegah Rabun Dekat Sejak Dini

Cara Mencegah Rabun Dekat Sejak Dini,- Semua orang sudah tidak asing dengan rabun dekat, karena banyak orang yang mengalami rabun dekat. Tidak hanya orang dewasa yang mengalami nya, anak-anak pun banyak yang mengalami penyakit ini.Cara Mencegah Rabun Dekat Sejak DiniRabun dekat atau hipermetropia adalah gangguan penglihatan dalam jarak yang dekat sehingga penderita mengalami penglihatan buram atau tidak jelas ketika melihat dekat. Contohnya tidak jelas ketika membaca buku, dan penderita rabun dekat umumnya tidak bermasalah dalam melihat jarak jauh.

Gangguan refraksi ini biasanya dialami oleh orang di atas usia 40tahun. Sebenarnya, banyak anak-anak yang juga mengalami rabun dekat. Namun, anak-anak dengan rabun dekat yang ringan sampai sedang, dapat melihat  dekat dan jauh dengan menyipitkan mata. Lain hal nya dengan orang tua yang umumnya menjadi lebih sulit untuk menyipitkan mata.

Cara Mencegah Rabun Dekat Sejak Dini

Rabun dekat atau gangguan refraksi mata hipermetropia tidak dapat dicegah. Meski demikian, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk membantu melindungi mata anda, seperti:

  • Mengkonsumsi makanan bernutrisi
  • Menggunakan penerangan yang baik
  • Melakukan pemeriksaan mata secara rutin
  • Melindungi mata dari sinar matahari langsung, misalnya dengan menggunakan sunglasses atau topi pelindung
  • Menghindari membaca di tempat yang tidak memiliki penerangan yang memadai
  • Menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan agar terhindar dari gangguan kesehatan kronis seperti diabetes

Itulah beberapa pencegahan yang dapat dilakukan agar kita terhindar dari penyakit rabun dekat. Mulailah melakukan penerapan hal yang membantu anda melindungi mata. karena ada nasihat  yang mengatakan “lebih baik mencegah daripada mengobati” 

Penyebab Rabun Dekat

Penyebab terjadinya rabun dekat adalah bola mata yang terlalu pendek atau kekuatan untuk fokus yang lemah. Akibatnya sinar yang masuk ke dalam mata tidak dapat terfokus secara benar. Gambaran yang masuk ke dalam mata akhirnya jatuh di belakang retina sehingga penglihatan menjadi kabur.

Hipermetropia itu sendiri biasanya diturunkan dari keluarga. Namun banyak anak-anak yang mengalami gangguan tersebut akan sembuh dengan sendirinya  karena bola mata yang memanjang. Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan rabun dekat:

Genetika: Sebagian orang diwariskan penyakit rabun dekat  oleh orang tua

Usia: Rabun dekat lebih sering terjadi pada orang yang berusia di atas 40 tahun, namun masih ada kemungkinan bisa dialami oleh usia berapa saja.

Selain beberapa faktor diatas, ada juga faktor lain yang jarang namun bisa menyebabkan terjadinya rabun dekat. Yaitu, tumor disekitar mata, diabetes, masalah pembuluh darah di retina atau  foveal hypoplasia. Dan mata yang tidak berkembang sempurna saat bayi masih di dalam kandungan(sindrom mata kecil)

Gejala Rabun Dekat

Anda memiliki kemungkinan besar menderita rabun dekat apabila anda mengalami gejala-gejala dibawah ini:

  • Objek jauh terlihat jelas, tapi objek dekat tampak tidak fokus dan buram
  • Mata merasa lelah usai melihat objek dekat, seperti menggunakan komputer atau membaca
  • Harus mengerlingkan mata untuk melihat dengan jelas
  • Kesulitan membaca
  • Sakit kepala
  • Mata terasa panas dan gatal

Lensa mata yang dimiliki anak-anak lebih fleksibel dibandingkan dengan orang dewasa. Jadi biasanya anak-anak yang menderita rabun dekat tidak selalu memiliki masalah pada penglihatan mereka. Tetapi rabun dekat pada anak-anak harus segera diatasi karena bisa menimbulkan komplikasi. Seperti mata malas (ambylopia) atau mata juling ( strabismus)

Bagi anda yang sedang mencari pengobatan rabun dekat >> KLIK DISINI 

Sekian artikel tentang Cara Mencegah Rabun Dekat Sejak Dini yang saya buat, semoga bermanfaat bagi anda dan menjadi acuan untuk anda menjaga dan menyanyangi mata anda^-^

Posted by: 

Obat Mata Rabun Dekat 100% Alami

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*